Tetesan air mata
terakhir
Di desa suka maju , hiduplah seorang wanita cantik yang di
kenal dengan nama aisyah , dia hidup bersama ibu dan nenek beserta adiknya yang
berusia 7 tahun ayahnya telah tiada akibat kecelakan kerja.ia berasal dari
keluarga miskin, meskipun miskin dia terus semangat dalam menjalani
kehidupannya.
“aisyah,, bantu ibu nak...” seru ibu
“Iya ibu tunggu sebentar (sambil membereskan baju yang di
lipatnya)”aisyah
“tolong carikan ibu kayu bakar ya soalnya persediaan sudah
habis”ibu
“baik ,,bu”
Aisyah segera pergi ke hutan , tiba” di perjalanan ia bertemu
seorang gadis bernama putry anak kepala desa yang cantik namun sombong. Aisyah
sambil membawa kayu bakar tertabrak oleh mobil gadis itu.
“aduuhh.......”seruu aisyah
Putry membuka mobilnya dan memperhatikan mobilnya yang cantik
“aduuhhh.... mobilku ,, kamu gak lecet kan”
“nggak kok,,” seruu aisyah yang mengira dirinya di tanya
“eeehhhh bukan kamu tapi mobilku tauu,,,, mobilku tuh mahal ,,
kalau kamu sih aku ndak pedulii”kata putry
Sambil menahan sakit dan membereskan kayu bakarnya , tiba” ada
seorang lelaki ganteng bernama aswad yang menghampiri Aisyah.
“kamu tidak apa-apa”kata lelaki itu
“ iya ,tapi tubuhku terasa sakit” seru aisyah
“alahhh kamu alasan, tuh mobilku lecet, mahal tau ,,,”seruu
putry memotong pembicaraan
Sambil berdiri di bantu oleh lelaki itu dengan membereskan
kayu bakarnya
“eehhh kamu ganti rugi nihh mobilku lecet,”putry
“astagfirullah .... kamu ini sudah salah ,tidak mau minta maaf
lagi”ucap aswad, “seharusnya kamu yang harus bertanggung jawab,liat dia sampai
luka”
“emang gue pikirin,,
udah dehh dari pada aku habisin suara ngomong sama orang kampung kaya
kamu”putry
Putry meninggalkan aisyah dan aswad tanpa rasa bersalah ...
“makasih ya ,kamu sudah menolongku, siapa nama kamu? aisyah
“namaku aswad,ia sama-sama, nama kamu siapa?” aswad
“namaku aisyah”
Aswad pun mengantar aisyah pulang sampai ke rumah. ibu segera
menghampiri aisyah.
“kamu kanapa baru pulang aisyah?teruss knapa tangan,kaki
kamu?”tanya ibu
Jawab aisyah “aku habis di tabrak ,bu!”
“sama siapa anakku, teruss yang bersamamu ini siapa?”ibu
“anaknya kepala desa bu yang menabrakku,putry namanya,, ini
aswad dia menolongku”aisyah
“makasih ya nak aswad mengantar aisyah pulang”ibu
“sama-sama, kalau begitu aku pulang dulu,
assalamu’alaikum”aswad
Ibu dan aisyah “wa’alaikum salam”
Pagi –pagi pun muncul, matahari bersinar terang burung-burung
berkicauan, ayam mengeluarkan suara khasnya. Aisyah pergi berkebun untuk
memenuhi kebutuhan rumahnya. Ia bertemu dengan seorang anak gadis dari kota
bernama ayu, ia temen dari putry, akan tetapi ia baik hati dan ramah.
“hai , assalamu’alaikum, permisi, boleh bertanya, di mana ya
rumah putry anaknya kepala desa, kamu tau?”ayu
“di sana di arah timur, dekat jalan raya”aisyah
“makasihh,,nama aku ayu, siapa nama kamu?”ayu
Aisyah tertekun sejenak..
“hei,, kamu kenapa ?”ayu, “aku gak apa-apa, aku heran kenapa kamu baik
sama aku,nama aku aisyah”, “kita kan sama-sama manusia, kamu bisa kan anter
aku”ayu. “bisa, tapi sampai depan jalan raya saja aku gak bisa nganter kamu
jauh ,”aisyah. “iya gak apa-apa”.
Hari pagi mulai menampakkan diri , ayu bersama putry pergi
berjalan-jalan pagi ... diperjalan ayu bertemu aisyah yang lagi bekerja , AYU
menghampiri aisyah dan mengajak ngobrolnya seakan ingin berteman dengan aisyah
, namun putry tidak menyukai kedekatan ayu dan aisyah di sebabkan aisyah
seorang anak kampung mskin.ayu dan aisyah menjadi sahabat yang tak terpisahkan
,akan tetapi mereka berdua sama-sama menyukai pria yang sama namanya Aswad
,aisyah selalu mengalah dengan
perasaannya terhadap aswad demi teman baiknya ayu, karena ayu slalu membelanya
saat putry menghinanya, akan tetapi aswad lebih menyukai aisyah. Melihat kedekatan ayu dan aisyah , timbul rasa
iri terhadap putry karena lebih banyak yang menyukai aisyah ketimbang dirinya
termasuk ayu. Putry mengetahui ayu dan aisyah menyukai pria yang sama. Dengan
itu ,ia ingin memanfaatkannya.ia ingin
membuat ayu benci terhadap aisyah ,sampai akhirnya ayu sudah mulai membenci aisyah
akibat perbuatan putry. Aisyah selalu mengalah ,walaupun ayu membencinya ia
selalu berbuat baik dengan ayu, apaun ia berikan kepada ayu termasuk merelakan
aswad kepada ayu karena aisyah tau bahwa ayu suatu saat nanti akan berubah baik
, aisyah selalu berdoa agar ayu bisa menjadi teman baiknya lagi....
Aisyah pergi berkebun bersama
aswad... di perjalanan ia bertemu ayu dan putry.
“hmm.... dasar perempuan tidak tau diri , kamu taukan aku suka
sama aswad kenapa kamu merebutnya dari belakang”.ayu
“aku tidak begitu ayu.”aisyah berada dekat aswad
“itu alasan doang ayu , jangan percaya dengan omongannya
,(dengan maksud membuat marah ayu)”.putry
“aku benci sama kamu, aisyah.... dulu aku pikir kamu itu polos
tapi ,kamu musuh dalam selimutku... munafik kamu aisyahh”ayu
“maafin aku ayu,, maafin aku ayu...”aisyah
Ayu dan putry pergi meninggalkan aisyah ... suatu saat ayu
baru selesai mandi, ia melihat putry sedang berbicara sendiri ayu segera
menghampiri putry akan tetapi ia menghentikan langkahnya , ia mendengar putry membicarakannya,
..
“akhirnya ,, ayu bisa benci dengan aisyah.. hahahahahha”.putry
“apa... jadi yang buat omong kosong selama ini kamu putry,
kamu membuat pertemanan ku dengan aisyah kandas seharusnya aku tau dari dulu
bahwa kamu telah membohongiku, seharusnya aku juga tidak mudah terpengaruh
dengan omongan mu,putry... sekarang kita bukan teman lagi.”ayu
“itu sih salahmu ,kenapa dengan mudah memercayaiku.. sudah tau
aku tidak suka dengan pertemananmu”,putry.
“dasar jahat..”ayu ,,
terjadilah pertengkaran antara ayu dan putry,, sampai mereka berdua tidak sadar
kalau mereka sudah berada di jalan raya. Tiba –tiba mobil datang dengan
kencang, aisyah melihat mereka berdua , tampa berfikir panjang aisyah segera
menyelamatkan mereka dengan mendorongnya kearah yang aman , akan tetapi aisyah
tertabrak oleh mobil itu,, di situ ayu dan putry merasa bersalah .aswad melihat
kejadian itu dan menghampiri aisyah, dengan meneteskan air mata dan wajahnya
pucat dengan keluarnya darah dari kepalanya, ia meminta sesuatu kepada aswad
dengan ayu.
“maafkan aku aisyah, aku selama ini jahat kepadamu.”putry
“aku juga minta maaf aisyah aku juga sudah salah sama
kamu.”ayu (meneteskan air mata)
“aisyah aku suka sama kamu ,jangan tinggalkan aku
aisyah..”aswad
“aku sudah memaafkan kalian, terutama kamu ayu aku selalu
berdoa agar kamu memaafkan aku.”aisyah(terbatah-batah)
“aku sudah maafkan kamu kok, justru aku yang minta maaf sama
kamu,”.ayu(menangis)
“boleh tidak aku minta sesuatu sama kalian berdua”.aisyah
“boleh,aisyah,boleh”.ayu dan aswad,,
“aku minta sama kamu,aswad,”aisyah ..
“apa”aswad...
“aku minta kamu bersatu yah, dengan ayu,”.aisyah ...
“tapi...”aswad dan ayu,
“ia menyukaimu aswad, ia sahabatku aku senang melihat ayu
senang,jika kamu menyukaiku belajarlah menyukai ayu atas nama allah ,jangan
menolaknya aku mohon, aswad”.aisyah
“baiklah, aku akan mencobanya...”aswad
“kalau kamu ayu?...”aisyah
“demi kamu aisyah aku mau, tapi kalau ini dapat memutuskan
persahabatan kita aku rela melepaskannya, aku sadar cinta ini membutakan aku..
coba saja aku tidak mengikuti nafsuku kamu mungkin tidak seperti ini, aku minta
maaf aisyah...”ayu
“tidak ayu kamu tidak salah ,ini sudah takdir, mungkin jika
aku tidak mengalaminya(terbatah-batah) mungkin kita tidak akan menjadi sahabat
lagi dan masalah ini terus berlanjut... dan jika takdirku mengalami hal ini aku
pasti akan mengalaminya tanpa adanya
masalah ini”...
Mereka bertiga meneteskan air mata, adapun ayu merasa sangat
bersalah karena telah memusuhi teman yang sangat baik kepadanya...
